BUNTALA
Oleh Ismail Kusmayadi* Pukul 07.00. Cuaca dingin dan berkabut. “Apa yang kamu perbuat kali ini?” “Membunuh!” “Lalu” “Membunuh…!” “Setelah itu?” “Membunuh…!” “Tak akan.
Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, dan Kuasai Bahasa Asing
Menuju Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi
Oleh Eddi Koben* Namaku Mallia Molnesia. Kalian cukup memanggilku Mallia saja. Itu sudah cukup bagiku. Aku cucu dari seorang pria yang belakangan begitu.
*oleh Zulfa Nasrulloh Padahal hanya kepala ikan bandeng di atas tumpukan piring kotor. Aku membawanya karena perut yang lapar dan anakku mencicit rewel.
Oleh Eddi Koben* Malam itu, selepas Isya, Jakarta mulai lengang. Di sebuah halte bus, beberapa orang masih termangu menunggu kedatangan bus yang akan.
Oleh Nia Kurnia Sarniti itulah namanya. Usianya baru enam puluh enam tahun. Mukanya terlihat lebih tua daripada usianya. Kesedihan selalu terpancar di wajahnya..
oleh Hermin Malam menunjukkan pukul 20.30. Saat itu aku, anakku yang paling kecil, dan suamiku sedang tidur-tiduran di teras rumah beralaskan tikar.
© Copyright 2022. IT Support Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat. All Rights Reserved.
Klik kontak kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp/p>
Obrolan WhatsApp, mulai sekarangdisini !