Kalimat yang baik tidak hanya memuat kata-kata yang tepat, tetapi juga harus tersusun runtut. Di sinilah konjungsi antarkalimat berperan sebagai penghubung untuk membuat bacaan lebih padu.
Contoh:
– Hari ini hujan deras. Namun, kegiatan belajar tetap berlangsung.
– Banyak orang menyukai kopi. Sebaliknya, tidak sedikit yang lebih memilih teh.
Konjungsi antarkalimat selalu digunakan di awal kalimat baru yang huruf pertamanya dituliskan dengan huruf kapital dan di belakang konjungsi tersebut diikuti tanda koma.
