Ayat-ayat Kauniah: Tiga Sajak Asep Juanda
AYAT-AYAT KAUNIAH Pagi yang masih lindap Hujan yg telah mengukir tanah Berhiaskan daun-daun lembap yang terlepas Di sini, suaramu masih menyeduh zikir Bukalah.
Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, dan Kuasai Bahasa Asing
Menuju Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi
AYAT-AYAT KAUNIAH Pagi yang masih lindap Hujan yg telah mengukir tanah Berhiaskan daun-daun lembap yang terlepas Di sini, suaramu masih menyeduh zikir Bukalah.
Ayunan Kepada Pohon Jambu hunjamkan akarmu sampai dalam kepada dahan aku akan menggenggam seirama angin aku mengayun menyemai tawa, menebar senyum mekarkanlah bunga,.
BANGKU SEKOLAH ada yang rapuh menantang musim daun pinus berguguran rumput-rumput melebat umpama rimba kupu-kupu berselimut kabut jatuh di beranda sudah tak tegak.
Balada Anak Awan mulut api keluar darinya sekejap saja anak awan menunduk dan terjatuh atas ucapannya kengerian akan teringat pada angka-angka magis yang.
Tak Ada Kata Hilang karena hilang Habis kini telah habis Tak ada lagi kata yang harus terucapkan Lidahku kelu mengembara pada hati-hati yang.
PUISI UNTUK JAN DARA Kau tumbuh bersama tulang Daging dan darahmu Merayapi dunia yang kejam meleleh darah Pada keningmu Kau tumbuh sebagai bunga.
Cerita Luka Liku Cerita cinta yang penuh luka liku Liku mimpi menepi sesaat dan tenggelam Tenggelam mengarungi hati-hati yang kejam Kejam menari di.
SUATU PAGI DI TEPIAN SUNGAI Ingin kubawa riakmu ke kotaku Agar mereka mengenal arti kesabaran Ingin kubawa beningmu ke kotaku Agar mereka mengenal.
Di Pasar Gelap datanglah ke lapak kusajikan padamu tas luka, sepatu duka baju veteran, jam dinding kemerdekaan dan boneka
LANGIT TAK BERWARNA Di atas hamparan awan Kau menari bersama melodi angin Kau berlari bagai buronan Dengan menyusur tepi kegelapan Begitu.
© Copyright 2022. IT Support Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat. All Rights Reserved.
Klik kontak kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp/p>
Obrolan WhatsApp, mulai sekarangdisini !